Happy New Year with IFSA
Tahun Baru bersama IFSA ternyata membuat saya harus membilang WOW, di karenakan tempat yang dipilih adalah pantai.
Selasa, 01 Januari 2013
Minggu, 30 Desember 2012
Erosivitas hujan
Proses erosi berhubungan erat dengan energi. Oleh karena itu, beberapa ahli menggunakan energi kinetik sebagai indeks erosivitas. Energi kinetik mempunyai korelasi yang sangat tinggi dengan erosi.
Weischmeir dan Smith (1978) menggabungkan energi kinetik dan intensitas maksimum selama 30 menit (I30) sehingga dalam PUKT nilai EI30 digunakan sebagai indeks erosivitas Hujan.
Hujan di daerah tropik ternyata jauh lebih tinggi daripada di daerah temperate. Di daerah tropis curah hujan 1500 mm/tahun dikatakan beriklim kering, sedangkan di daerah temperate curah hujan 750 mm/tahun sudah dikatakan mempunyai curah hujan yang tinggi
Sabtu, 29 Desember 2012
Jumat, 28 Desember 2012
Cinta & Benci Karena Allah
Cinta dan Benci karena Allah. Dengan kecintaan semacam itulah seorang hamba akan bisa meraih manisnya iman. Setiap mukmin tentu mencintai Allah. Karena Allah lah yang paling berjasa kepada umat manusia dan alam semesta seluruhnya. Konsekuensi dari kecintannya kepada Allah adalah dia akan mencintai apa yang Allah cintai dan membenci apa yang Allah benci. Maka, dia akan mencintai keimanan, ketaatan, dan sunnah. Sebagaimana dia akan membenci kekafiran, kemaksiatan, dan bid`ah.
Kamis, 27 Desember 2012
PENANAMAN (Pembuatan Hutan Tanaman)
Mengapa Harus Membuat Hutan Tanaman (Artificial Forest)
1. Hutan alam kuantitas dan kualitas makin menurun.
2. Biaya pembalakannya mahal
3. Lokasinya tersebar
4. Kebutuhan kayu meningkat seiring dengan pertambahan penduduk,
sementara produksi kayu menurun drastis (kurang dari setengah kebutuhan)
5. Perlu dicari terobosan untuk memenuhi kebutuhan tersebut
6. Adanya tantangan kedepan yaitu eras pasar bebas dan ekolabel
7. Jalan terdekat dan terbaik adalah membangun hutan tanaman yang produktif,
kompetitif efisien dan lestari
Mengapa Harus Membuat Hutan Tanaman (Artificial Forest)
1. Hutan alam kuantitas dan kualitas makin menurun.
2. Biaya pembalakannya mahal
3. Lokasinya tersebar
4. Kebutuhan kayu meningkat seiring dengan pertambahan penduduk,
sementara produksi kayu menurun drastis (kurang dari setengah kebutuhan)
5. Perlu dicari terobosan untuk memenuhi kebutuhan tersebut
6. Adanya tantangan kedepan yaitu eras pasar bebas dan ekolabel
7. Jalan terdekat dan terbaik adalah membangun hutan tanaman yang produktif,
kompetitif efisien dan lestari
Bagaimana cara memilih jenis yang tepat:
Persyaratan :Memiliki nilai jual yang tinggi dan sesuai dengan tujuan pengelolaan Mampu beradaptasi dengan lingkungan pertumbuhannya Tahan terhadap serangan hama dan penyakit Produksinya tinggi (riapnya tinggi).Disukai oleh masyarakat (pasar)Teknik budidayanya telah dikuasai
Persyaratan :Memiliki nilai jual yang tinggi dan sesuai dengan tujuan pengelolaan Mampu beradaptasi dengan lingkungan pertumbuhannya Tahan terhadap serangan hama dan penyakit Produksinya tinggi (riapnya tinggi).Disukai oleh masyarakat (pasar)Teknik budidayanya telah dikuasai
Selasa, 25 Desember 2012
Berbagai Metode Pendugaan Erosi
Pendugaan erosi merupakan hal yang sangat penting dan perlu dilakukan dengan tujuan :
a. Untuk mengetahui tingkat erosi yang terjadi
b. Untuk memprediksi erosi
c. Untuk perencanaan konservasi tanah dan air
d. Untuk menentukan biaya
e. Untuk memantau tingkat erosi
f. Untuk keperluan evaluasi kesesuaian lahan
Pendugaan erosi dapat dilakukan melalui berbagai cara, antara lain:
a. Pengamatan di lapangan
b. Pengamatan di laboratorium
c. Dengan menggunakan metode tongkat
d. Plot kecil
e. USLE
f. AWLR
g. AGNPS
Selain itu masih banyak model-model lainnya seperti CREAMS, ANSWERS, SILSOE, dan lain-lain.
Sumber : Kusmandari,Ambar. 2011.Konservasi Tanah Dan Air.Fakultas Kehutanan UGM.Yogyakarta
Pendugaan erosi merupakan hal yang sangat penting dan perlu dilakukan dengan tujuan :
a. Untuk mengetahui tingkat erosi yang terjadi
b. Untuk memprediksi erosi
c. Untuk perencanaan konservasi tanah dan air
d. Untuk menentukan biaya
e. Untuk memantau tingkat erosi
f. Untuk keperluan evaluasi kesesuaian lahan
Pendugaan erosi dapat dilakukan melalui berbagai cara, antara lain:
a. Pengamatan di lapangan
b. Pengamatan di laboratorium
c. Dengan menggunakan metode tongkat
d. Plot kecil
e. USLE
f. AWLR
g. AGNPS
Selain itu masih banyak model-model lainnya seperti CREAMS, ANSWERS, SILSOE, dan lain-lain.
Sumber : Kusmandari,Ambar. 2011.Konservasi Tanah Dan Air.Fakultas Kehutanan UGM.Yogyakarta
Senin, 17 Desember 2012
PRESENTASI
Presentasi
Perencanaan:
1. Situation/Waktu dan tempat
2. Purpose/Tujuan presentasi
3. Audience/Peserta presentasi
4. Method/Cara presentasi
Tipe Presentasi:
1. Informatif/Memberi informasi baru
2.Persuasif/Mengubah prilaku
3. Entartain/Menghibur
Persiapan:
1. Memilih topik
2. Membuat presentasi
- Bentuk materi
- Outline/kerangka materi
- kuantitas dan kualitas materi
- Pola ukuran materi
Tips:
1. Jumlah slide sebanyak-banyaknya 15
2. Sistematis dengan font yang sesuai
3. Diksi sesuai dengan pengertian kata akurat
4. Latarbelakang ditetapkan secara sistematik
5. Hyperlink dapat dipakai untuk menyiasati teks panjang.
Subsatansi:
1. Pembuka (indentitas)
2. Pemetaan materi (mind mapping)
3. Uraian materi
4. Pengembangan materi
5. Contoh-contoh yang relevan
6. Ilustrasi yang sesuai
7. Referensi
8. Sumbang saran (tanya jawab)
9. Penutup
Font:
1. Sedapat mungkin digunakan hanya 1 font untuk kesusaian teks dalam slide
2. Ukuran font judul/subjudul antara 45-60
3. Ukuran font teks antara 24-34
4. Teks yang disajikan diupayakan singkat
5. Warna font harus kontras dengan latarbelakang slide
Wallpaper:
1. Wallpaper ditetapkan dengan 1 tema saja.
2. Wallpaper yang dipakai harus representatif (jelas,terang,fokus dan selektif)
3. Wallpaper diatur dengan ketersediaan ruang dalam slide secara efektif
4. Jika wallpaper dipakai sebagai latarbelakang slide warna font harus kontras agar tingkat viabilitas tinggi
Perencanaan:
1. Situation/Waktu dan tempat
2. Purpose/Tujuan presentasi
3. Audience/Peserta presentasi
4. Method/Cara presentasi
Tipe Presentasi:
1. Informatif/Memberi informasi baru
2.Persuasif/Mengubah prilaku
3. Entartain/Menghibur
Persiapan:
1. Memilih topik
2. Membuat presentasi
- Bentuk materi
- Outline/kerangka materi
- kuantitas dan kualitas materi
- Pola ukuran materi
Tips:
1. Jumlah slide sebanyak-banyaknya 15
2. Sistematis dengan font yang sesuai
3. Diksi sesuai dengan pengertian kata akurat
4. Latarbelakang ditetapkan secara sistematik
5. Hyperlink dapat dipakai untuk menyiasati teks panjang.
Subsatansi:
1. Pembuka (indentitas)
2. Pemetaan materi (mind mapping)
3. Uraian materi
4. Pengembangan materi
5. Contoh-contoh yang relevan
6. Ilustrasi yang sesuai
7. Referensi
8. Sumbang saran (tanya jawab)
9. Penutup
Font:
1. Sedapat mungkin digunakan hanya 1 font untuk kesusaian teks dalam slide
2. Ukuran font judul/subjudul antara 45-60
3. Ukuran font teks antara 24-34
4. Teks yang disajikan diupayakan singkat
5. Warna font harus kontras dengan latarbelakang slide
Wallpaper:
1. Wallpaper ditetapkan dengan 1 tema saja.
2. Wallpaper yang dipakai harus representatif (jelas,terang,fokus dan selektif)
3. Wallpaper diatur dengan ketersediaan ruang dalam slide secara efektif
4. Jika wallpaper dipakai sebagai latarbelakang slide warna font harus kontras agar tingkat viabilitas tinggi
Langganan:
Postingan (Atom)